Diriku

Foto saya
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Terlahir dari peranakan Chinese dan javanese, seorang muslim sejak dalam kandungan. Tidak fanatik dan tidak terlalu taat namun masih tahu dan menjalankan batasan-batasan sesuai kaidah-kaidah ISLAM yang berlaku umum. Warga Negara Indonesia yang akan diemban sampai mati, rasa cinta akan bangsa dan negara ini tak perlu dipertanyakan meskipun negara ini sudah tinggal tunggu waktu untuk hancur karena sudah banyak yang melupakan dasar negara PANCASILA. Sepakbola adalah salah satu passion hidup saya. Teman adalah Sahabat dan keluarga buat saya. Persebaya dan Juventus adalah club tercinta saya dari awal hingga akhir. Saya Bonek meskipun saya keturunan oriental, Bonek sak modare. Dan tetap menjunjung cinta damai tanpa anarki. Dan apabila coretan di blog saya kurang berkenan bagi yang membaca, mohon di close aja. Jika anda yang membaca ini berpikir negatif kepada sayapun saya nggak ngurus. Namanya juga coretan dan ini hak asasi saya. Dan sayapun bukan manusia sempurna saya punya kesalahan dan nggak menutup kemungkinan akan melakukan kesalahan. Namun tetap yakin perjalanan hidup dan pengalaman masa lalu akan jadi guru yang baik untuk masa depan yang lebih baik.

Kamis, 15 Desember 2011

Masa indah itu pun mulai terkikis


Masa-masa indah yg kita lalui bersama pun sudah pada tahap fase dimana sebuah iman dan kepercayaan diuji. Ini pengakuanku sejujur-jujurnya, dimana hati dan pikiranku sudah aku tahan akan sikap dan sifat si BP yang selalu mengekang dan posesif ke aku. Padahal kita sudah jalan 2 tahun lebih dan ibarat orang berhubungan selama itu , kita sudah melakukan semuanya bersama-sama tanpa terkecuali. Bahkan untuk urusan sepele semuanya kita lakukan bersama dan saling bergantung satu dengan yang lain. Jujur aku bukan manusia suci , karena sikapnya yang seperti itu terkadang aku sering berbohong haya untuk menghindari pertengkaran seperti ketika aku masih dirumahnya lalu aku pamit pulang, tapi aku nggak pulang yang ada aku nongkrong sama teman2ku. Bahkan setiap kegiatan organisasi yang aku ikuti aku tahu dia tidak mendukung sama sekali karena dia bilang sendiri kalo dia nggak suka dengan yang namanya organisasi. Aku hanya bisa diam saja karena aku males berdebat dan memulai pertengkaran yang hanya bisa buat pusing. Semua permasalahan dimulai dari keikutsertaan dalam kegiatan terakhir organisasi yang aku ikuti, dimana kegiatan ini dilakukan di luar kota alias ke jakarta. Tahu sendiri ikut kegiatan yang hanya dikampus aja si BP sudah bete apalagi yang keluar kota ( maklum pengalaman waktu jadi ketua pelaksana kegiatan serupa cuman nggak jauh2 cuma di batu aja). Dan kebetulan ketua pelaksana kegiatan ini juga cewe yang sering curhat dan aku juga sudah anggap sendiri tapi si BP ini cemburunya minta ampun deh. Ya pada saat sebelum berangkat yang aku disuruh janji sama si BP untuk nggak boleh deket2 sama cewe (kayak anak kecil kan -___-"). Tapi pada kenyataannya ya aku bilang iya dan bakal nurut apa katanya, namun pada saat disana ya aku biasa aja yang penting kan nggak macam-macam. Bisa di cek juga sama teman-teman yang ikut serta dalam kegiatan itu aku macem-macem atau tidak. Satu hal yang mungkin si BP ini nggak bakal ingat, waktu hari terakhir aku susah payah buat cari oleh-oleh buat dia. Karena jujur waktu berangkat aku cuman bawa uang nggak sampai 150rb untuk uang saku disana. Beruntung waktu itu sempet mampir rumah tante dan dikasih uang saku 200rb. Waktu itu aku ingat dia pengen punya baju momon, akhirnya aku cari dan dibantu temen juga karena aku memang nggak jago milih dan nawar. Dan akhirnya aku dapetin itu baju (cok lek flashback ngene iki dadi galau giyet tenan). Entah sekarang itu baju dibuang atau dikemanain aku juga nggak tahu. Setelah kembalinya aku ke surabaya dan kegiatan terakhir itupun selesai dan kehidupan kembali semula dan rutinitas yang seperti biasapun akan kembali terulang-ulang. kira-kira awal juli 2010 mungkin saat itu dimana puncaknya kejenuhan akan suatu hubungan yag aku jalani. Nah suatu ketika aku online FB dan ada salah satu panitia organisasi dan masih maba juga plus cewe ini juga dideketin sama sahabatku sendiri. Panggilah dia ini si A , sahabatku itu deketin si A cuman masih kayak digantungin gitu (tapi aku cuman denger2 aja nggak tahu pastinya). saat itu aku emank nggak kenal karena sejak aku pacaran sama si BP aku jarang ada dan kumpul di organisasi jadi nggak tahu berita ataupun cerita-cerita terbaru. nah aku iseng aku chat dia karena waktu itu dalihku emank pengen tahu apa si A nie cuman maen2 sama sahabatku karena kasian juga sahabtku ini. akhirnya ngobrol-ngobrol aku tanya ke si A apa dia sudah jadian sama sahabtku ini. Dia biang belom, dia malah ngomong kalo sebenarnya sejak perkenalan pengurus organisasi (kegiatan regenerasi pengurusi kepanitian hmja) si A pas lihat aku yang datang terlambat dia sudah suka. Dia bilang dia pernah tanya ke temenku tentang aku dan dijawab sama temanku kalo aku sudah punya cewek. jadi si A ini diam aja, akhirnya kita sering curhat dan smsan. Emank awalnya aku ingin mengeruk informasi tentang si A, cuman nggak tahu kenapa jadinya malah nyambung. Posisiku dengan si BP ini pada saat itu sudah pada titik jenuh dan akhirnya aku sendiri yang minta break pada saat itu dan aku masih inget kejadian itu aku telpon si BP dan dia nangis, karena waktu itu aku benar-benar curahin kekesalan dan rasa nggak tahanku akan sikap dan sifatnya itu. akhirnya kita break dan jujur intensitas kedekatanku dengan si A juga mendekat lebih dari seorang teman singkat cerita aku bahkan sudah kenal dengan orang tua si A ini yang juga dosen kampus tempatku kuliah. Dan mamanya juga baik dan respon positif banget. Namun setelah 2 minggu berjalan aku benar-benar ngerasa bersalah dan baru sadar kalo yang aku lakukan salah dan hanya emosi sesaat. Dan aku juga melihat tidak ada keseriusan dari si A ini. Mungkin jika dia lebih serius jalan ceritanya juga bakal lain, tapi belum tentu juga karena posisiku saat itu juga masih labil dan bingung karena hati ini juga nggak bisa bohong kalo si BP ini masih di hati. Suatu ketika aku bantu si A buat betulin mp3nya yang terkena virus, ketika itu aku bawa ke temenku yang ngerti dan temenku itu tahu dan awalnya juga gak ngerti kalo si temenku ini menginformasikan ke si BP (posisinya kita lagi break). Cuman si BP ini diem aja, masih ingat sekali setelah 2 minggu lebih akhirnya aku sadar dan memang sudah seharusnya aku nggak melakukan seperti ini. aku datangi si BP dan benar-benar diluar diguaanku, dia tahu semua dan akhirnya dia sendiri yang minta putus dari aku. Shock dan nggak bisa berkata apa-apa karena aku akui ini semua kesalahanku karena meskipun aku nggak tahan dengan sikap dan sifat over protec nya, itu karena semata-mata dia sayang sama aku. Aku yang merasa kehilangan dan pada waktu itu aku nggak mau kalo kita putus. Masih segar dalam ingatan, aku nangis didepannya untuk meminta kesempatan buat menebus kesalahanku dan memperbaikinya. Setelah dengan segala perjuangan untuk ngeyakinin dia dan dia juga bilang kalo sayang hubungan yang sudah terjalin dengan baik harus putus di tengah jalan. Alhamdulilah akhirnya waktu kita balikkan lagi. Masa-masa balikkan ini diawal.i dengan aku diajak berlibur bersama dia dan mamanya ke bali. Pada saat itu mama dan keluarganya nggak tahu kalo kita sempat putus dan kalo nggak salah itu bulan pertengahan agustus 2010 atau awal puasa tahun itu karena pada saat berlibur ke bali aku masih ingat kalo aku puasa. Dan kembalilah dengan rutinitas dimana aku kembali bersamnya,kuliah bersama dan merayakan tanggal 19 setiap bulannya kembali dan si BP ini benci dan nggak suka banget sama si A. Dan akhirnyapun si A sudah jadian sama sahabatku, tapi si A juga bilang kalo dia backstreet karena mereka beda keyakinan. Tapi kalo nggak salah sekarang dia sudah nggak backstreet lagi. To be continued....

Rabu, 14 Desember 2011

Pesan Sebelum masuk ke bagian Klimak dan akhir

masih bingung untuk melanjutkan bagian klimaks dan akhir dari sebuah cerita panjang ini. Mungkin jika dilihat kisah ini seperti sinetron ataupun FTV yang biasa tayang di stasiun televisi, namun ini memang BASE on TRUE STORY. Maaf sebelumnya jika tata bahasa dan penulisan masih jauh dari sempurna, karena memang penulis tidak memiliki pengalaman dalam menulis sebuai esai ataupun cerita. jujur dalam penulisan ini saya selaku penulis harus menguatkan mental untuk mengingat ataupun flashback ke masa lalu dan akhirnya pun harus menerima resiko untuk GALAU kembali. Terkadang ada selentingan kalo saya terlalu lebay dan gak harusnya galau ataupun masih mengingat karena memang akhir dari semuanya tetap putus dan si dia sudah dengan mudah jalan dengan orang lain. Namun harusnya orang-orang itu juga lebih mengaca dan memposisikan diri jikalau mereka yang mengalami sendiri belum tentu tidak galau. Tapi terlihatlah nanti siapa teman yang peduli dengan siapa yang hanya bisa menjatuhkan. Maksud dari penulis menceritakan ini agar bisa dijadikan pelajaran dan kaca untuk teman-teman yang sedang ataupun akan menjalin suatu hubungan agar bisa jadi lebih baik dan tidak terjadi kesalahan yang sama sesuai dengan isi cerita nyata ini. Dan apabila maksud penulis kurang berkenan bagi pembca ataupun tidak suka, bisa langsung close saja blog ini, karena tidak ada unsur paksaan untuk membaca kisah ini. Dan disini juga tidak ada maksud untuk merusak pencitraan seseorang, ini semua asli dan tanpa rekayasa. Memang cinta dan kasih sayang akan selalu butuh pengorbanan, mempertahankan akan lebih sulit daripada mendapatkan dan hukum tabur tuai atau karma itu memang berlaku sampai kapanpun kawan #CATET ya.

Senin, 12 Desember 2011

Masa Indah

selama berjalannya waktu, ya hubungan yang saya jalin dengan BP pun semakin baik dan kedekatan keluargapun semakin intim. aku juga ikut ambil bagian ketika kakak si BP tunangan dan sampek menikah dan juga sebaliknya si BP juga banyak ikut andil dalam keluarga saya. seiring berjalannya waktu hampir semua teman,sahabat dan saudara kenal dan tahu kita berpacaran. bayangkan saja setiap detik dan waktu kalo ada aku pasti ada si BP ini. ya namanya juga sayang dan cinta. awalnya panggilan sayang kita , kalo aku ke dia manggilnya "sayank" dan kalo dia panggil saya "ayank". namun karena sudah biasa aku ngusulin ngerubah nama panggilan sayang kita berdua jadi ayah dan bunda. hingga sampek akhirnya sangat terbiasa manggil "nda" atau "ay". suka dan duka sudah banyak kita lewati, ya mungkin buat dia banyak susahnya mungkin maklum aku nggak punya apa-apa. Hampir semua tempat di surabaya sudah pernah kita kunjungi bersama baik dari kuliner ataupun mall-mall nya. ya namanya juga anak muda masih suka senang-senang. setiap hari kita selalu bersama dan kalo sehari itu sama dengan 24 jam, saya bisa bersama dengan dia hampir 15 jam sehari. dan yang pasti angka 19 sangat spesial bagi kita, maklum itu tanggal jadian kita. jadi setiap bulan tiap tanggal 19 kita slalu merayakan meskipun itu hanya merayakan kecil-kecilan yang penting kita ttp ingat akan tanggal jadian kita dan merayakan itu sabagai tanda syukur akan tetap berjalannya hubungan yang sudah kita bina ini. Untuk masalah pertengkaran gak banyak-banyak banget, cuman kebanyakan kita tengkar karena si BP ini cemburunya gede banget dan apalagi kalo aku ada acara kampus. Ya karena waktu itu aku memang aktivis kampus dan memang tiap hari harus ada dikampus, kadang tengkar ya gara-gara aku lupa bilang kalo ada acara di kampus ataupun aku lupa bilang klo aku ikut jadi panitia. karena Gaya pacaran saya dengan si BP ini pun ya lama-lama saya juga jarang kumpul sama teman-teman lama. tapi beruntunglah yang namanya teman dan sahabat emank orag paling pengertian banget. kembali sama si BP dia orangnya cemburuannya super banget, (pas sudah putus saya baru paham kalo itu memang tanda syang yg luar biasa). ya bukan maksud membela diri, cuman karena sifatnya itu dan saya pun juga nggak mau bertengkar hanya karena msalah itu kadang saya agak was-was juga klo ada temen cewek lagi ngobrol ataupun diajak temen-temen trus ada cewenya, ya pasti si BP ini pasti marahnya bisa buat pusing #eh. jadilah saya sampek di panggil STI alias Suami Takut Istri. Tapi nggak apa-apalah demi menghindarkan dari pertengkaran. Toh teman-teman juga uda pada ngerti untuk masalah yang satu itu. jujur saya katakan sejak saya berpacaran dengan si BP ini peningkatan prestasi kuliah saya cukup signifikan dan IPK saya pun nggak pernah dibawah 3 tapi juga tidak terlepas dari peran teman-teman kuliah juga. Karena memang untuk yang satu itu si BP ini sangat perhatian banget untuk masalah kuliah. mungkin masa-masa yang akan selalu aku ingat ya kita selalu bergandengan tangan dikampus. ya kampus bata itu memang jadi saksi bisu perjalanan cintaku dengan si BP ini, satu cerita unik saat kami berpacaran kalo si BP memang nggak mau sekelas sama aku meskipun kita sama-sama ngambil mata kuliah yang sama tiap semesternya, dia berdalih nggak mau lihat aku kalo lagi sama temen-temen cewekku (rasa cemburu yg luar biasa). jujur dan nggak mau munak juga sampai pada saat aku ngetik blog ini hati ini masih ingat dan rasa sayang itupun masih ada (CURCOL). Mungkin karena nggak pernah berpikir kalo kita bakal berpisah, segala sesuatunya yang dikerjakan aku selalu butuh bantuannya. Hingga akhirnyapun nggak terasa aku terlalu bergantung kepadanya. cuman jeleknya dia, dia masih agak canggung untuk bergaul dengan teman-teman ku dan cenderung nggak mau. tapi mungkin sekarang dia sudah berubah. Dia sudah jadi bagian keluargaku hingga kurang lebih 3 tahun ini, dan keluargaku pun saat kita masih bersama sangat respek dan aku pun gak menyangka keluarga kita bisa sedekat itu. ini cerita singkat masa-masa indah bersama BP yang mungkin tak akan terulang lagi :).

Selasa, 06 Desember 2011

19 mei 2008


cerita cinta berawal dari pertemuan kelas pengantar manajemen lebih tepatnya waktu itu baru smster 3. sebelumnya sih sudah pernah lihat dan pernah sekelas di kelas filsafat manusia di semester 2. cuman ga pernah kenal aja. waktu itu tertarik pas di kelas pengamen, namun waktu itu ya niatnya juga nyomblangin dan deketin sama sahabat sendiri. sahabatku bernama S. oia perkenalkan nama cewe tersebut BP NRP 3203007265 lahir surabaya 29 agustus 1988 zodiak VIRGO. ya awalnya saya pakek hape temennya saya si S buat sms. Namun karena si S nggak mau dan ketahuan sama si BP kalo yang sms bukan si S sendiri jadinya ya nggak berhasil. Setelah itu saya iseng aja sms si BP dan akhirnya keterusan. maklum waktu itu belum punya BB jadinya ya smsan aja. Dan hapepun masih butut :D. setelah kurang lebih sebulan dekat dan sudah sama-sama saling kasih perhatian , saya pun berpikir untuk cobalah menjalin hubungan yang lebih serius. maklum waktu itu saya sudah cukup lama JOMBLO T_T. dan pada awal masa perkuliahan saya juga pernah deketin 2 cewek dan semuanya gagal atau kasarnya saya di tolak haiks. sebenarnya nggak ada rencana khusus untuk nembak si BP pada tanggal 19 mei 2008. namun pada hari sabtunya tanggal 17 mei 2008 sengaja ngajak ketemu di kampus dan tentunya baru bisa ketemu hari seninnya dan tanggalnya 19 mei 2008. dari pagi saya sudah di kampus pada hari itu, maklumlah saya aktivis kampus. Kampus juga dalam tahap renovasi gedung baru, kita ketemu di kantin kampus lama. Dan pada saat ketemu ya agak canggung aja. sembari memantapkan hati buat nembak si doi akhirnya saya ajak jalan s doi. dan saya ajak duduk di basement ( kampus saya ada lantai basementnya) ngmong sebentar da akhirnya saya nembak si BP dan ngomong apa adanya kalo saya suka dan cuma agak takut karena memang saya nggak punya apa-apa. jadi kalo pun nantinya kita pacaran saya belum tentu bisa kasih sesuatu yang berlebih. tapi si BP bilang kalo dia memang nggak minta apa-apa dan mau menerima apa adanya. dan jadilah SENIN 19 MEI 2008 adalah tanggal jadian saya sama si BP. pada awal-awal masa pacaran saya agak sedikit minder karena waktu itu saya kendaraan aja nggak ada dan akhirnya ada. yaitu bisa disebut motor cinta meskipun butut tapi banyak nilai perjuangannya.